Genjot PAD Kukar Melalui Retribusi Pasar
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR : Pemerintah Kutai Kartanegara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kutai Kartanegara menargetkan penerimaan pendapatan dari sektor retribusi pasar pada 2023 ini mencapai angka Rp800 juta. Penerimaan tersebut untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kutai Kartanegara.
"Kita targetkan pendapatan retribusi pasar pada 2023 ini memperoleh sekitar Rp800 juta. Sampai November 2023 ini PAD dari retribusi pasar sudah capai Rp600 juta lebih," kata Sekretaris Disperindag Kukar Sayid Fathullah.
Menurut penjelasan Fathul, jumlah pasar di Kutai Kartanegara mencapai 22 pasar yang tersebar seluruh kecamatan di Kukar. Pihaknya akan memaksimalkan peran pengelola pasar melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Pasar (UPTD).
Retribusi pasar memiliki manfaat dalam mendorong peningkatan pelayanan, penyediaan, penggunaan dan perawatan fasilitas pasar. Sehingga masyarakat yang akan berbelanja dipasar merasa nyaman untuk membeli kebutuhan yang diperlukan.
Pengelolaan pasar yang semakin baik, akan juga berdampak terhadap peningkatan pendapatan ke daerah, dengan adanya pengelolaan yang lebih baik dan lebih terstruktur, lebih profesional akan berdampak makin meningkatkan pendapatan untuk daerah.
"Sejauh ini retribusi tertinggi ada di Pasar Mangkurawang, Loa Kulu, Sangasanga, dan Samboja. Kami berupaya dan berkontribusi untuk menambah penerimaan untuk PAD Kukar." katanya.
Ia juga berharap kedepan para pelaku usaha lebih berkembang lagi dan perekonomian di Kukar ini semakin membaik serta diharapkan penerimaan retribusi pasar itu meningkat.
Keberadaan pasar merupakan salah satu pusat ekonomi masyarakat, yang diharapkan mampu mendorong peningkatan ekonomi terutama para pelaku usaha yakni pedagang untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.(adv/aan)